Jumat, 21 Oktober 2022

Bulan Jingga

Kita dua pinang yang dihantam kapak

Sebagianku pergi di tangan bersarung putih pucat
Hancur terkoyak

Apa itu salahku, karena ingin terbagi
Atau salahmu, yang mengatakan tak apa jika pergi?

Kau menjelma bulan jingga, dan aku tetap manusia
Putih, kuning, merah
Tak ada lagi kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Agung

Di sana bersemayam anak keturunannya Di bawah batu-batu cadas dari gunung yang keras Kendati meninggalkan banyak luka istri mudanya tak pern...