Padahal nila dalam belanga susumu menganak sungai. tapi di hari berhujan itu, memaafkanmu seperti hal paling normal bagiku. orang bilang, manusia paling dicintai ketika sudah di bawah tanah. mereka bohong. buktinya kau masih di sini, dan yang ada di pikiranku hanya lembaran merah pemberianmu. kuakui, hati busuk hanya mampu mengingat hal-hal buruk. bukan berarti aku tak pernah minum manis madumu. koin memang punya sisi berbeda, namun keduanya ada padamu.
Esoknya, satu bantal dan guling telah hilang. kotak-kotak putih menumpuk di atas karpet-karpet yang digelar. hujan turun lagi semakin deras.