rumah terbakar semenjak kau tak pulang. ketika sadar, kau telah berbenah untuk banyak hal yang rumpang. ada yang tak bisa menyala, padam, seperti amarah yang tak rela redam. namun tak seperti jutaan angan yang telah hilang, kau tak harus mencari alasan untuk pulang.
kau menjerit, lalu kembali.