Jumat, 30 Desember 2022

Kau bilang aku bagian terbaik dari yang terburuk

Bahwa tujuh puluh persen gelasku bukan kau tuang dari botolmu

Mungkin sebotol anggur dengan kadar manis rendah membuatmu lupa

Bahwa ketika masih gadis kau pernah  bahagia

 

Mulutku menahan riak kental, ketika kau membahas tiga sebelum tiga puluh

Jika bahagia bagimu adalah dua puluh tujuh

Maka aku lebih suka air berpuluh-puluh

mengisi gelasku, ketimbang darah yang kekentalannya membunuh

 

Wahai Tuan dan Nyonya,

Gelasku kosong tak bernama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Agung

Di sana bersemayam anak keturunannya Di bawah batu-batu cadas dari gunung yang keras Kendati meninggalkan banyak luka istri mudanya tak pern...